Filosofi Bidan Menurut Ikatan Bidan Indonesia

Berita 16 Februari 2017      Admin

Dalam menjalankan perannya bidan memiliki keyakinan yang dijadikan panduan dalam memberikan asuhan. Keyakinan tersebut meliputi:

  1. Keyakinan tentang kehamilan dan Persalinan. Hamil dan bersalin merupakan suatu proses alamiah dan bukan penyakit.
  2. Keyakinan tentang perempuan. Setiap perempuan adalah pribadi yang unik mempunyai hak, kebutuhan, keinginan masing-masing. Oleh sebab itu perempuan harus berpartisipasi aktif dalam setiap asuhan yang diterimanya.
  3. Keyakinan fungsi Profesi dan manfaatnya. Fungsi utama profesi bidan adalah mengupayakan kesejahteraan ibu dan bayinya, proses fisiologis harus dihargai, didukung dan dipertahankan. Bila timbul penyulit, dapat menggunakan teknologi tepat guna dan rujukan yang efektif, untuk memastikan kesejahteraan perempuan dan janin/bayinya.
  4. Keyakinan tentang pemberdayaan perempuan dan membuat keputusan. Perempuan harus diberdayakan untuk mengambil keputusan tentang kesehatan diri dan keluarganya melalui komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) dan konseling. Pengambilan keputusan merupakan tanggung jawab bersama antara perempuan, keluarga dan pemberi asuhan.
  5. Keyakinan tentang tujuan Asuhan. Tujuan utama asuhan kebidanan untuk menyelamatkan ibu dan bayi (mengurangi kesakitan dan kematian). Asuhan kebidanan berfokus pada : pencegahan, promosi kesehatan yang bersifat holistik, diberikan dengan cara yang kreatif dan fleksibel, suportif, peduli; bimbingan, monitor dan pendidikan berpusat pada perempuan; asuhan berkesinambungan, sesuai keinginan dan tidak otoriter serta menghormati pilihan perempuan.
  6. Keyakinan tentang kolaborasi dan kemitraan. Praktik kebidanan dilakukan dengan menempatkan perempuan sebagai partner dengan pemahaman holistik terhadap perempuan, sebagai salah satu kesatuan fisik, psikis, emosional,sosial, budaya, spiritual serta pengalaman reproduksinya. Bidan memiliki otonomi penuh dalam praktiknya yang berkolaborasi dengan tim kesehatan lainnya.

Definisi Kebidanan menurut Ikatan Bidan Indonesia

Berita 27 Desember 2016      Admin

Definisi


 

Bidan adalah seorang perempuan yang lulus dari pendidikan Bidan yang diakui pemerintah dan organisasi profesi di wilayah Negara Republik Indonesia serta memiliki kompetensi dan kualifikasi untuk diregister, sertifikasi dan atau secara sah mendapat lisensi untuk menjalankan praktik kebidanan.

Bidan adalah tenaga professional yang bertanggung-jawab dan akuntabel, yang bekerja sebagai mitra perempuan untuk memberikan dukungan, asuhan dan nasehat selama masa hamil, masa persalinan dan masa nifas, memfasilitasidan memimpin persalinan atas tanggung jawab sendiri dan memberikan asuhan kepada bayi baru lahir, dan bayi. Asuhan ini mencakup upaya pencegahan, promosi persalinan normal, deteksi komplikasi pada ibu dan anak, dan akses bantuan medis atau bantuan lain yang sesuai, serta melaksanakan tindakan kegawat-daruratan.
Bidan mempunyai tugas penting dalam konseling dan pendidikan kesehatan, tidak hanya kepada perempuan, tetapi juga kepada keluarga dan masyarakat. Kegiatan ini mencakup pendidikan antenatal dan persiapan menjadi orang tua serta dapat meluas pada kesehatan perempuan, kesehatan seksual atau kesehatan reproduksi dan asuhan anak.
Bidan dapat praktik diberbagai tatanan pelayanan: termasuk di rumah, masyarakat, Rumah Sakit, klinik atau unit kesehatan lainnya.

Asuhan Persalinan yang Berkualitas

Berita 08 Desember 2016      Admin

Asuhan Persalinan yang Berkualitas

(Intra Natal Care berkulitas)

 

Isu Kebidanan

Berdasarkan report ICM tahun 2011 dan Survey Bidan UNFPA di  58 negara termasuk Indonesia pada tahun 2010, ditemukan angka kematian ibu dan anak yang masih tinggi disemua negara. Secara global angka kematian ibu 91%; 80% of stillbirths; 82% of newborn mortality).

Pada laporan tersebut menyebutkan masih sedikit sekali bidan yang sungguh berkualitas -  yang memberikan pelayanan terintegrasi. Rendahnya pelayanan kegawatdaruratan kebidanan dan asuhan bayi baru lahir (kurangnya fasilitas, staff terlatih dan peralatan)

 

Pencapaian sasaran MDGs pada tahun 2015 menjadi salah satu prioritas utama bangsa Indonesia. Pencapaian tujuan dan target tersebut bukanlah semata-mata tugas pemerintah tetapi merupakan tugas seluruh komponen bangsa. Sehingga pencapaian tujuan dan target MDGs harus menjadi pembahasan seluruh masyarakat, termasuk Ikatan Bidan Indonesia (IBI). IBI dan anggota IBI telah mengambil peran dalam menyukseskan pencapaian target MDGs, khususnya target 4 dan 5 yang merupakan area pelayanan Kebidanan, KIA dan KB.

 

Kebijakan Pemerintah tentang pelayanan ibu dan anak seperti Safemotherhood, MPS, P4K, Jamkesda, Jampersal, MDGs belum menjawab semua kebutuhan kesehatan perempuan. Belum semua masyarakat memiliki akses pelayanan kesehatan yang berkualitas.

 

Pelayanan Kebidananan Kontinyu (Continuity Of Care)

Bidan diharuskan memberikan pelayanan kebidananan yang kontinyu (Continuity of Care) mulai dari ANC, INC, Asuhan BBL, Asuhan postpartum, Asuhan Neonatus  dan Pelayanan KB yang berkualitas.

Penerimaan Mahasiswa Baru

Berita 02 Desember 2016      Admin

 

Semangat Pagi Wanita Indonesia!!

yang baru Lulus Sekolah atau yang sudah lulus tahun-tahun sebelumnya atau yang sudah kuliah umum dan ingin kuliah kebidanan, jika berminat ingin menjadi Bidan atau sekolah bidan disini tempatnya..!! 

 

Akademi Kebidanan Suka Wangi Bekasi

Membuka Penerimaan Pendaftaran calon Mahasiswa Baru

Tahun Ajaran 2017/2018

PEMBUKAAN PENDAFTARAN

GELOMBANG I

TANGGAL :  01 NOPEMBER 2016  s/d  28  JANUARI 2017

TEST        : 30 JANUARI 2017

 

GELOMBANG II

TANGGAL :  01 FEBRUARI  s/d  30 APRIL 2017

TEST        :  01 MEI 2017

 

GELOMBANG III

TANGGAL :  02 MEI  s/d  29 AGUSTUS 2017

TEST        : 30 AGUSTUS 2017

 

Silahkan isi Pada Menu PMB untuk mulai Mendaftar 

jika masih ada pertanyaan silahkan isi Menu Hubungi Kami

Persiapan Menjelang Persalinan

Berita 21 Nopember 2016      Admin

Persiapan Menjelang Persalinan

Memasuki trimester ketiga ibu hamil seringkali merasakan ketidaknyamana. Selain kondisi fisik ibu yang semakin membesar. Kondisi yang membuat ibu tidak nyaman adalah ketika pemikirannya dihantui rasa cemas yang berlebihan dalam mempersiapkan persalinan. Khawatir yang berlebih yang membuat ibu hamil semakin merasa tidak nyaman akan menghambat persalinan. Seharusnya ibu hamil memiliki persiapan fisik dan mental menjelang persalinan. Walaupun tidak dapat disembunyikan lagi menunggu kehadiran buah hati memang merupakan kondisi yang mendebarkan.

Dengan melakukan persiapan persalinan maka akan membuat diri lebih dikelola dan dapat dipersiapkan dengan baik menjelang persalinan. Umumnya persiapan persalinan dapat dilakukan pada usia kehamilan 5 minggu sebelum persalinan atau lebih awal dari waktu tersebut yaitu dengan mempersiapkan diri dengan latihan-latihan yang akan mendukung persalinan.

Menjelang Persalinan Normal

Ibu hamil mengidamkan persalinan normal meskipun tidak semua ibu hamil dapat melakukan persalinan normal. Persalinan normal yaitu kondisi dimana ibu hamil melahirkan melalui kejadian secara alami. Ibu hamil akan mengalami kontraksi kemudian mengalami bayi dapat dilahirkan melalui jalan lahir. Proses persalinan normal sering juga disebut persalinan alami yaitu kondisi alami yanng dialami oleh ibu hamil yang mengalami kontraksi kemudian bayi dapat dilahirkan.

Proses melahirkan secara normal harus dipersiapkan dengan kesiapan mental ibu hamil, latihan yang mendukung fisik, pernapasan dan latihan mengejan pada ibu hamil sehingga dapat lancar dalam proses persalinan. Selain itu riwayat kesehatan ibu hamil sangat dipertimbangkan untuk mendukung persalinan normal. Bahkan kondisi dan posisi janin ikut menentukan apakah ibu hamil dapat melakukan persalinan normal atau harus melakukan persalian dengan menggunakan pembedahan.

Log In

Lupa Kata Sandi ? Klik Disini

Kategori

Testimonial

  • Saya mengajar di sukawangi sejak akbid ini berdiri dan saat belum ada akbid lain dibekasi Akbid Sukawangi mendidik dengan baik dan sesuai standar nasional, apalagi telah mendapat akreditasi B, jadi jangan salah pilih Akbid , pilih Sukawangi yang sudah berpengalaman mendidik Bidan Handal bagi pembangunan kesehatan yang komprehensif.
    Dr Jusuf Kristianto, MM, MHA, MPH, PhD

  • Alhamdulillah, Akbid Suka Wangi Terakreditasi B
    Ketua Yayasan Suka Wangi

Temukan Kami di Facebook